Nasional

BKKBN Jatim Bersama DP3AP2KB Pamekasan Gelar Internalisasi Pengasuhan Balita di Pamekasan

Bangga Kencana || Pamekasan – Perwakilan BKKBN Jatim bersama DP3AP2KB Kabupaten Pamekasan menyelenggarakan Internalisasi Pengasuhan Balita dalam Penurunan Stunting kepada masyarakat di Kabupaten Pamekasan. Bertempat di Pendopo Kabupaten Pamekasan. Kamis (8/12).

strategi-penurunan-stunting-bkkbn-jatim-di-pendopo-kabupaten-pamekasanPeserta kegiatan ini adalah keluarga yang memiliki baduta, keluarga yang memiliki balita, kader BKB, PKK, Penyuluh KB di Kabupaten Pacitan dengan total peserta 300 orang. Dalam kegiatan ini juga diadakan lomba Cipta Menu DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) antar kecamatan.

Pertemuan ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pamekasan, Ibu Hj. Nayla Baddrut Tamam. Pada sambutannya Ibu Nayla menyampaikan bahwa angka prevalensi stunting di kabupaten Pamekasan masih tinggi yaitu sebesar 38,9% menurut SSGI 2021, untuk itu ibu Nia mengajak semua komponen masyarakat, secara bersama-sama dengan pemerintah menurunkan angka prevalensi stunting yang ada di kabupaten Pamekasan. Beliau juga mengharapkan agar kasus-kasus baru stunting di Kabupaten Pamekasan tidak lagi muncul.

strategi-penurunan-stunting-bkkbn-jatim-di-pendopo-kabupaten-pamekasanKegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, M.M., yang dalam hal ini diwakili oleh Bapak Yuni Dwi Tjadikijanto, SE selaku Sub Koordinator PEK dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Pamekasan Ibu Hj. Fattah Jasin dan Kepala DP3AP2KB Kabupaten Pamekasan Ibu Dra. Yudistiah, MM, dalam sambutannya Yuni menekankan pentingnya masa 1000 HPK, dimana kualitas seorang manusia sangat ditentukan di masa 1000 HPK karena 80% perkembangan otak seorang manusia dibentuk di masa ini. Selain pemenuhan gizi yang harus dicukupi di masa ini juga harus pegasuhan yang tepat juga memantau perkembangannya.

Setelah pembukaan dilanjutkan dengan pemberian Talk Show dengan nara sumber Kepala DP3AP2KB Ibu Dra. Yudistinah, MM, dr. Hendarto, MSi, dan Ahli Gizi Ibu Anis Faizah, S.Gz, pentingnya pemberian MPASI kepada Baduta dan setelah usia 6 bl keatas, karena kalau hanya diberikan ASI Ekslusif kebutuhan gizinya masih kurang untuk itu perlu diberikan MPASI agar pertumbuhan dan perkembangan anak bisa Optimal.

strategi-penurunan-stunting-bkkbn-jatim-di-pendopo-kabupaten-pamekasanDi akhir pertemuan bu Yudistinah mengharapkan kepada peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat dan menularkanya kepada masyarakat sekitarnya agar baduta dan balita yang ada di Kabupaten Pamekasan mejadi baduta yang sehat dan berdampak pada penurunan kasus stunting dan tidak timbul kasus stunting baru.

Pada kegiatan ini juga diadakan lomba cipta menu DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) antar kecamatan se Kabupaten Pamekasan, tujuan dari lomba ini adalah agar para kader, para ibu baduta dan balita dapat membuat masakan bergizi seimbang untuk ibu hamil, anak baduta dan anak balita agar terhindar dari resiko stunting dengan biaya murah memanfaatkan bahan baku lokal. @Red

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button