Gelar Baksos Pelayanan KB, BKKBN Jatim dan Pemkab Blitar

Bangga Kencana – BKKBN Jatim bersama Pemerintah Kabupaten Blitar melaksanakan baksos Pelayanan KB di RSUD Srengat, Blitar. Sabtu (22/10/2022).
Kegiatan yang didanai dari Alokasi Khusus Penggerakkan Pelayanan KB DAK BOKB Tahun 2022 itu berhasil melayani 161 akseptor di area Blitar. Masing – masing 160 akseptor MOW (Metode Operasi Wanita) atau tubektomi dan 1 akseptor KB MOP (Metode Operasi Pria) atau vasektomi.
Bupati Blitar, Hj. Rini Syarifah yang secara langsung meninjau pelayanan KB di RSUD Srengat mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak dan masyarakat Blitar yang telah mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM melalui program keluarga berencana.
“Terimakasih untuk ibu-ibu serta bapak yang sudah kerso mendukung program KB ini. Dengan mengikuti program KB insyaallah jika melahirkan anak-akan akan menjadi anak-anak atau generasi yang berkualitas” kata Rini.
Rini menyebut Program KB melalui perencanaan kehamilan dan kelahiran adalah salah satu upaya mencegah stunting. Dengan program KB kehamilan dapat dipersiapkan secara matang baik secara fisik mental maupun finansial sehingga berisiko lebih kecil untuk melahirkan bayi yang stunting. “Dan ini merupakan tugas kita bersama untuk menurunkan angka stunting hingga menjadi nol persen, mewujudkan zero stunting demi menyiapkan generasi yang berkualitas dan negara yang maju” pesan Rini.
Masih menurut Rini, Bupati Blitar yang menjabat sejak tahun 2021 ini mengatakan bahwa program KB pemerintah ini aman digunakan. “Program KB ini aman, saat ini banyak ibu-ibu serta bapak yang mulai sadar pentingnya program KB. Baik pelayanan KB pria MOP dan wanita MOW ini akan berdampak pada penurunan laju pertumbuhan penduduk” lanjutnya.
Dian Indreswari, Sub Koordinator Pelayanan KB Jalur Wilayah Khusus dan Galciltas, yang hadir mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur menerangkan, selain mendongkrak capaian peserta KB baru pelayanan KB melalui baksos diharapkan memudahkan masyarakat untuk mengikuti program keluarga berencana. “Angka prevalensi di Kabupaten Blitar sedikit lagi sudah mencapai target nasional 14 persen, menurut SSGI 2021 di Blitar sudah 14,5 persen. Dengan pelayanan KB melalui baksos seperti ini mudah-mudahan kualitas hidup masyarakat juga meningkat, angka stunting juga terus berkurang” terang Dian.
Selain Bupati Blitar, baksos kali ini juga dihadiri Forkopimda Kabupaten Blitar, Ketua TP PKK Kabupaten Blitar, Kepala OPD KB Kab Blitar, Kepala OPD KB Kota Blitar, Direktur RSUD Srengat, beserta Ketua Muslimat, Fatayat, dan Aisyiyah Blitar. @Red