Edukasi Kespro, BKKBN Jatim Bersama Mitra Kerja di Joglo Waroeng Biru Daun Situbondodi

Bangga Kencana || Situbondo – BKKBN Jatim melaksanakan kegiatan Edukasi Kespro dan Gizi bagi Remaja bersama Mitra Kerja Komisi IX DPR-RI. Kegiatan ini dilaksanakan di Joglo Waroeng Biru Daun, Situbondo, Senin (5/12).
Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, MA., selaku Wakil Ketua Komisi IX DPR-RI, diwakili Moh. Imron Yusuf selaku Tenaga Ahli (TA). Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, M.M., diwakili oleh Yuni Dwi Tjadikijanto, S.E selaku Sub Koordinator Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PEK) Perwakilan BKKBN Jawa Timur. Drs. H. Mohammad Imam Darmaji, M.Si, selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Situbondo. 160 peserta yang terdiri dari pengurus PIK-Remaja, Saka Kencana, Karang Taruna dan Insan GenRe.
Imam Darmaji selaku Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Situbondo dalam sambutannya, memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh remaja yang hadir.
“Remaja hari ini adalah penentu masa depan. Majunya suatu negara di masa yang akan datang ditentukan oleh bagaimana remaja hari ini disiapkan dan diberdayakan,” kata Imam Darmaji.
“Selain itu, penting bagi kita untuk menyiapkan kehidupan berkeluarga dengan optimal. Melalui pemenuhan gizi seimbang sehingga melahirkan generasi yang berkualitas,” pungkas Imam Darmaji.
Mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Yuni Dwi Tjadikijanto, S.E., selaku Sub Koordinator PEK, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam upaya penurunan angka stunting diperlukan berbagai terobosan.
“Jumlah Remaja di Jawa Timur usia 10-24 tahun (Update data BPS) berjumlah 9.134.061 Jiwa. Data menunjukan bahwa usia kawin pertama di Jawa Timur pada perempuan, baru mencapai 19,13 tahun (SDKI, 2017). Sedangkan yang kita harapkan usia kawin pertama perempuan adalah 21 tahun dan laki-laki 25 tahun,” kata Yuni Dwi Tjadikijanto.
“Merespon permasalahan tersebut BKKBN Pusat bekerjasama dengan Johns Hopkins Center for Communication Programs (JHCCP) telah mengembangkan Kurikulum Pelatihan Pendidik Sebaya dan Modul Pendidik Sebaya yang diberi nama Tentang Kita,” tambah Yuni Dwi Tjadikijanto.
Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, MA., selaku Wakil Ketua Komis IX DPR-RI, diwakili Moh. Imron Yusuf selaku TA, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BKKBN atas terselenggaranua kegiatan Tentang Kita ini.
“Kegiatan ini merupakan salah satu inovasi strategis dalam kerangka memberi pembekalan untuk membina keluarga remaja khususnya tentang komunikasi orangtua remaja dengan anak remaja karena hal ini merupakan salah satu kunci untuk menyelamatkan remaja dari berbagai ancaman yang akan merugikan masa depannya,” kata Imron Yusuf.
Imron Yusuf mengatakan bahwa Komisi IX DPR-RI siap mendukung penuh program BKKBN dalam percepatan penurunan stunting melalui Edukasi Kespro dan Gizi bagi Remaja.
Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Haydar Iskandar selaku Dewan Pembinan Insan GenRe Jawa Timur dan praktek Modul Tentang Kita yang dipandu oleh para fasilitator Modul Tentang Kita dari Insan GenRe Kabupaten Situbondo.@Red