Sosialisasi Pendampingan Lansia Tangguh Digelar BKKBN Bersama Komisi IX DPR RI

Bangga Kencana || Madiun – BKKBN Bersama Komisi IX DPR RI gelar sosialisasi dalam upaya percepatan pelaksanaan Proyek Prioritas Nasional Pelayanan Ramah Lansia melalui 7 Dimensi Lansia Tangguh dan Pendampingan Perawatan Jangka Panjang (PJP) bagi Lansia di tingkat Kabupaten.
Hadir dalam kegiatan ini anggota Komisi IX DPR RI yaitu Bapak Nurhadi, S.Pd.
Kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut dari pertemuan Orientasi Pendampingan Perawatan Jangka Panjang bagi Pengelola dan Kader BKL Provinsi Jawa Timur tahun 2022 tahap 3 yang dilaksanakan di Hotel Aston Madiun pada tanggal 4 s/d 6 Juli 2022.
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di 6 (enam) Kabupaten yaitu Kabupaten Jombang, Nganjuk, Magetan, Madiun dan Ponorogo pada hari Selasa, tanggal 12 Juli 2022 dan Kabupaten Blitar pada tanggal 14 Juli 2022.
Nurhadi menjelaskan pada sambutannya bahwa peningkatan jumlah penduduk lanjut usia menimbulkan konsekuensi yang kompleks. Meningkatnya jumlah penduduk lansia sebenarnya merupakan salah satu indikator keberhasilan pencapaian pembangunan manusia, yaitu adanya peningkatan usia harapan hidup yang berarti adanya perbaikan kualitas Kesehatan dan kondisi sosial yang meningkat.
Maka dari itu Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur dan Komisi IX DPR bersinergi dalam memberikan intervensi agar penduduk lanjut usia di Jawa Timur menjadi lansia yang sehat, mandiri dan sejahtera.
Peserta pada kegiatan ini merupakan ketua kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) yang menjadi sasaran Kelompok Pro PN BKL tahun 2022. Adapun sasaran Kelompok Pro PN BKL Tahun 2022 Kabupaten Blitar sebanyak 61 kelompok
Peserta mendapatkan materi terkait Kebijakan pengelolaan BKL, 7 Dimensi Lansia Tangguh dan Perawatan Dasar pada Lansia, Pengelolaan stress pada lansia dan Penanggulangan kegawat daruratan sederhana. dengan narasumber ahli Dokter/perawat/Psikolog.
Diharapkan dari kegiatan ini, peserta mendapatkan peningkatan pengetahuan terkait 7 Dimensi Lansia Tangguh dan mendapatkan peningkatan ketrampilan dalam melakukan perawatan dasar bagi lansia, serta dapat mensosialisasi dan menerapkan ilmu yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi 7 dimensi lansia Tangguh dan PPJP bagi Lansia. @red