Bersama Nur Yasin, BKKBN Jatim Giat ke-3 Sosialisasi Penguatan PK dan Stunting di PCNU Jember
Bangga Kencana || Jember – Sinergi BKKBN dan Komisi IX DPR RI terus dilakukan. Kali ini, BKKBN Jatim (Perwakilan BKKBN Provinsi JawaTimur) bersama mitra Komisi IX DPR RI Ir. H. Nuryasin, MBA., MT., menggelar Sosialisasi Penguatan Pendataan Keluarga (PK) dan Sasaran Bangga Kencana serta penurunan stunting di kantor PCNU Jember. Jumat (19/11/2021).
Kegiatan dihadiri langsung oleh Ir. H. Nuryasin, MBA,MT., Direktur Kesehatan Reproduksi BKKBN Pusat, Mukhtar Bakti, S.H., M.H., dan Sekretaris Perwakilan BKKBN Jatim, Nyigit Wudi Amini, S.Sos., M.Sc., serta Sekretaris Dinas PPKB Kab. Jember, Drs. Suprihandoko, M.M.
Nuryasin menjelaskan bahwa BKKBN salah satu instansi yang sangat strategis dalam pembentukan keluarga berencana membentuk generasi berkualitas, mampu berdaya saing menuju generasi emas dan Indonesia maju. Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama mencegah stunting karena stunting bisa menghambat tercapainya Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Mukhtar Bakti menjelaskan bahwa stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.
Kesempatan yang sama, Nyigit Wudi Amini menjelaskan bahwa pada tahun 2019, prevalensi stunting di Indonesia adalah 27,6%, artinya 1 dari 3 balita Indonesia menderita stunting. Angka ini menjadikan Indonesia berada pada urutan ke-4 negara dengan angka stunting tertinggi di dunia.
“Sedangkan angka prevalensi stunting di Jawa Timur tidak terpaut jauh dari nasional, yakni 26,86%. Oleh karenanya, saya mengharap dukungan dari berbagai pihak untuk bergandengan tangan dalam upaya menurunkan prevalensi stunting di Jawa Timur,” terangnya.
Bagi Masyarakat Jawa Timur bisa mendapatkan Konsultasi Keluarga GRATIS. Klik di www.siapbahagia.com @red